Inspektorat Daerah Kabupaten Nunukan adalah Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang dibentuk dengan tugas melaksanakan audit intern di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Audit intern adalah kegiatan yang independen dan obyektif dalam bentuk pemberian keyakinan [assurance activities] dan konsultansi [consulting activities], yang dirancang untuk memberi nilai tambah dan meningkatkan operasional sebuah organisasi [auditi]. Kegiatan ini membantu auditi mencapai tujuannya dengan cara menggunakan pendekatan yang sistematis dan teratur untuk menilai dan meningkatkan efektivitas dari proses manajemen risiko, pengendalian, dan tata kelola [sektor publik].

Inspektorat Daerah Kabupaten Nunukan memiliki kewenangan untuk mengakses seluruh informasi, sistem informasi, catatan, dokumentasi, aset, dan personil pada instansi/unit kerja/satuan kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan yang diperlukan sehubungan dengan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi audit intern serta kewenangan lain yang tercantum dalam piagam audit intern (internal audit charter).

Untuk meningkatkan kapabilitas APIP diperlukan dukungan dan komitmen dari pimpinan pemerintah daerah sebagai shareholders APIP, serta pimpinan APIP sendiri. Mengingat, terdapat tiga variabel utama yang mempengaruhi kapabilitas APIP, yaitu aktivitas audit internal, lingkungan organisasi di mana unit audit internal bernaung, dan lingkungan sektor publik di suatu pemerintahan. Penilaian secara mandiri (self assessment) kapabilitas APIP sesuai kriteria internasional, yaitu dengan menggunakan Internal Audit Capability Model (IACM)

Pasal 4, PP Nomor 60 Tahun 2008, antara lain menyatakan bahwa Pimpinan Instansi Pemerintah wajib menciptakan dan memelihara Lingkungan Pengendalian yang baik melalui: Penegakan integritas dan nilai etika; Komitmen terhadap kompetensi; Kepemimpinan yang kondusif; Pembentukan struktur organisasi yang sesuai dengan kebutuhan; Pendelegasian wewenang dan tanggung jawab yang tepat; Penyusunan dan penerapan kebijakan yang sehat tentang pembinaan sumber daya manusia; Mewujudkan peran APIP yang efektif; Hubungan kerja yang baik dengan Instansi Pemerintah terkait.

Supaya APIP melaksanakan tugas pokoknya dengan efektif, harus menjalankan fungsi: Memberikan keyakinan yang memadai atas ketaatan, kehematan, efisiensi, dan efektivitas pencapaian tujuan penyelenggaraan tugas dan fungsi Instansi Pemerintah; Memberikan peringatan dini dan meningkatkan efektivitas manajemen risiko dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi Instansi Pemerintah; dan Memelihara dan meningkatkan kualitas tata kelola penyelenggaraan tugas dan fungsi Instansi Pemerintah.

Piagam Audit Intern (Internal Audit Charter) pada dasarnya merupakan tools yang digunakan APIP sendiri menuju ke organisasi yang lebih efektif, Piagam audit sekaligus juga menjadi kriteria kinerja auditor intern. Rumusan tanggungjawab yang jelas dalam piagam audit dapat dipakai sebagai dasar menjabarkan ukuran-ukuran kinerja auditor intern. Piagam Audit Intern ini juga dapat dijadikan dasar bagi Pimpinan Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan untuk mengevaluasi kegiatan APIP Inspektorat Daerah Kabupaten Nunukan.

 PIAGAM AUDIT INTERN 2022